Latest Post
Tampilkan postingan dengan label kabarmadura. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kabarmadura. Tampilkan semua postingan
06.04
“Pertarungan” di bumi garam
Written By Unknown on Senin, 25 November 2013 | 06.04
Sumenep -PEMILU sudah tinggal beberapa bulan lagi, berbagai taktik
dan strategi akan dan bahkan sudah dilakukan oleh beberapa calon legeslatif. Tak
ketinggalan juga para calon di wilayah Kabupaten Sumenep yang terbagi dalam VII
Dapil ( Daerah Pemilihan ). Bagi masyarakat yang tinggal di wilayah Dapil I ( Kec.Kota,
Kalinget, Talango,Manding, Batuan) suasana meriah sudah mulai dirasakan. Disudut-sudut
kota bahkan di pinggiran desa sudah nampak gambar para Calon yang terpasang di
kanan kiri jalan.
Dengan berbagai macam janji dan slogan mereka mencoba
menarik simpati kontestuen, hal ini wajar dan lumrah menjelang pesta rakyat di
negeri ini. Desa Pinggirpapas dan Karanganyar (bumi garam) kebetulan di Pemilu yang akan datang agak sedikit
istimewa. Istimewa karena di Pemilu tahun depan akan di ikuti oleh beberapa
calon yang kebetulan berasal dari bumi
garam sendiri. Kalau di Pemilu sebelumnya hanya ada 3 calon yang berasal
dari daerah ini, kali ini tidak tanggung-tanggung, ada 4 orang calon Legislatif
yang berasal dari 2 desa ini akan memperebutkan kurang lebih 5.800 suara dari
jumlah hak pilih ( Pinggirpapas dan Karanganyar). Jumlah yang cukup signifikan.
Para calon itu adalah H.
Asmuni (Tokoh Masyarakat/Mantan Kades) dan Abdurrahman Taufik (Pengusaha Konveksi), keduanya adalah warga Desa
Karanganyar. Serta H. Mahbub Ilahi (Tokoh
Agama)dan Abdurrahman ( Ketua BPD ),
keduanya berasal dari Desa Pinggirpapas. Bagi warga 2 desa ini mereka bukanlah
orang asing. Para calon ini sudah sangat dikenal dan dekat dengan masyarakat
setempat.
Berikut sedikit informasi tentang 4 calon berdasarkan kendaraan
politik dan nomor urutnya:
1.
1. ABDURRAHMAN
Partai Kebangkitan Bangsa(PKB) No.Urut.
2
2.
2. H. ASMUNI
PDI Perjuangan (PDIP) No.Urut.
2
3.
3. H. MAHBUB
ILAHI,Bsc. GERINDRA No.Urut.
5
4.
4. ABDURRAHMAN
TAUFIK Partai Amanat Nasional (PAN) No.Urut. 9
4 orang ini akan bertarung dan berjuang keras untuk memperebutkan
suara di bumi garam. Tentu saja
mereka juga harus rela berbagi sedikit suara untuk calon dari luar desa. Hal
ini mungkin saja terjadi mengingat setiap calon pasti berusaha masuk kemana
saja demi mendapatkan dukungan. Ini terbukti dengan dipasangnya gambar calon
dari salah satu parpol yang berasal dari luar desa.
Tentu saja dibutuhkan taktik dan strategi yang bagus untuk
meraih simpati warga. Namun apapun latar
belakang politiknya tentunya rakyat 2 desa ini berharap yang terbaik untuk desa
mereka. Mereka berharap calon yang terpilih kelak bisa memperjuangkan hak-hak rakyat
di 2 desa ini.
(AJ)
Label:
kabarmadura,
politik
06.13
“Ini tidak bisa dibiarkan berlarut-larut. Lima sampai
sepuluh tahun ke depan, Pinggir Papas bisa banjir seperti Jakarta. Apalagi
saluran air PT Garam yang terus mengalami pendangkalan,” tandasnya dengan nada
penuh sesal. (met/onk).
Santri Desak PT Garam Pedulikan Lingkungan Kumuh
Written By kaconk on Senin, 30 September 2013 | 06.13
Sumenep – SantriNews.com. Kerusakan lingkungan
ternyata tidak hanya menjadi isu krusial kota-kota besar. Pelosok desa yang
mulai menggeliat juga dihadapkan pada persoalan yang sama.
Misalnya di Desa Pinggir Papas,
Kecamatan Kalianget. Ia menjadi salah satu desa yang mulai dijangkiti
kekumuhan. Serakan sampah tampak memenuhi ruang-ruang publik. Ironisnya, PT
Garam sebagai salah satu BUMN yang beroperasi di desa
tersebut seolah tak memiliki kepedulian.
Persoalan ini mendapat perhatian
serius dari Forum Masyarakat Santri (FMS). Edi Susanto,
ketua FMS, mengungkapkan bahwa kekumuhan ini merupakan
salah satu bentuk apatisme masyarakat terhadap lingkungan.
“Parahnya lagi, PT Garam, BUMN yang beroperasi di sini tidak mau peduli, “ beber dia
kepada Santrinews.com, saat ditemui di kediamannya, Senin, 30
September 2013.
Ia menjelaskan, tumpukan sampah
yang tak terurus itu juga memenuhi salah satu saluran air PT Garam yang
melintasi Desa Pinggir Papas. Akibatnya, ketika PT Garam melakukan pompa air ke
area lahan garam, genangan airnya sampai ke rumah penduduk.
Label:
kabarmadura
16.59
RIBUAN WARGA 2 KECAMATAN DI KAB.SUMENEP TAK BISA IKUT PILGUB
Written By Edy Abujamil on Minggu, 25 Agustus 2013 | 16.59
Sumenep- Ribuan
warga di Kec.Kalianget dan Talango hampir bisa dipastikan tidak dapat mengikuti
PILGUB JATIM. Pasalnya jauh-jauh hari mereka sudah meninggalkan kampung
halamannya untuk mencari penghidupan yang layak sebagai pekerja garam musiman di
lahan garam di berbagai daerah di Jawa Timur, seperti Pamekasan, Sampang,
Bangkalan, Gresik,Surabaya, Sidoarjo dan Pasuruan.
Label:
kabarmadura
02.23
Pinggirpapas.
Setelah sempat tertunda karena cuaca yang tak menentu, buruh P.T. Garam
akhirnya mulai masuk kerja. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, mereka dipanggil
untuk menggarap lahan pegaraman I yang terletak di Desa Pinggirpapas
dan Karanganyar. Mula-mula pabujha’an, lalu anthek
dan kemudian pekerja. Tiga istilah
ini mengacu pada keahlian dan tata cara mengelola lahan garam. Pabhuja’an
dipersepsikan dengan orang yang memiliki keahlian untuk mengelola atau mengatur
air. Anthek diperuntukkan bagi orang yang bertugas membantu pabhuja’an dalam
mengolah air dan petak garam. Sedang pekerja dipanggil untuk melengkapi dua
perangkat sebelumnya dalam melakukan panen garam.
Buruh P.T. Garam Dibayar di Bawah UMK
Written By Edy Abujamil on Minggu, 18 Agustus 2013 | 02.23
Pinggirpapas.
Setelah sempat tertunda karena cuaca yang tak menentu, buruh P.T. Garam
akhirnya mulai masuk kerja. Menjelang Hari Raya Idul Fitri, mereka dipanggil
untuk menggarap lahan pegaraman I yang terletak di Desa Pinggirpapas
dan Karanganyar. Mula-mula pabujha’an, lalu anthek
dan kemudian pekerja. Tiga istilah
ini mengacu pada keahlian dan tata cara mengelola lahan garam. Pabhuja’an
dipersepsikan dengan orang yang memiliki keahlian untuk mengelola atau mengatur
air. Anthek diperuntukkan bagi orang yang bertugas membantu pabhuja’an dalam
mengolah air dan petak garam. Sedang pekerja dipanggil untuk melengkapi dua
perangkat sebelumnya dalam melakukan panen garam.
Label:
kabarmadura,
sumenep.


